Buka Latihan Kader I HMI Komisariat FEBI, Zulfikri: Peserta Yang Lulus Jangan Jadi Sampah

Bagikan:


Pontianak, jurnalistiwa.co.id
- Latihan Kader 1 HMI Komisariat FEBI Cabang Pontianak resmi dibuka oleh Ketua Bidang. Acara tersebut berlangsung di MTs Awal udin, JL Perintis, Kota Baru, Pontianak. Pada Kamis, (19/11/20) Malam.


Ketua Panitia, Muhammad Hasbillah dalam laporannya menyebutkan bahwa peseta dalam kegiatan Latihan Kader 1 tersebut berjumlah 63 orang yang berasal dari berbagai Komisariat yang berada di Cabang Pontianak.


Hasbi juga mengungkapkan jika dalam kepanitiaan tidak ada istilah pemimpin dalam kepanitiaan, semuanya saling bekerjasama.


“Sebenarnya kami tidak ada kata pemimpin di dalam kepanitiaan, kata-kata ketua panitia itu hanya sekedar sebagai ajang tampang nama saja karena kami berjalan bersama beriringan sesama para angkatan 19,” ungkapnya.


Selain itu Ketua Umum Komisariat FEB, Zainul Ulum menuturkan pengalamannya mengikuti LK 1 dan memberi motivasi kepada peserta agar menjadikan teman satu forum sebagai motivasi selama pelaksanaan Latihan Kader 1 tersebut.


Ulum juga menegaskan kepada peserta yang rela datang walau hujan agar mengikuti LK 1 bukan karena ikut-ikutan melainkan memiliki tujuan dan komitmen.


“Ketika kalian dalam komitmen untuk ikut LK 1 ini, saya harap kalian mengikutinya dengan mempunyai tujuan dan komitmen karena dengan komitmen kalian akan memiliki sebuah pondasi. Walau hujan badai kalian tetap hadir disini, jangan sampai kalian datang hanya ikut-ikutan,” tegasnya.


Mewakili Ketua Umum  HMI Cabang Pontianak, Zulfikri membenarkan apa yang disampaikan oleh Ulum agar peserta yang ikut tidak hanya ikut-ikutan saja.


“Benar yang disampaikan Kanda ulum, ketika kalian kesini hanya datang karena ikut-ikutan, kalian hanya membuang waktu 4 hari disini. Kalau kalian mendengar semua materi yang diberikan dengan tidak serius, datang duduk dan diam, lebih baik kalian pulang," ungkapnya.


Ia juga menegaskan agar nantinya bagi peserta yang lulus mengikuti Latihan Kader 1 tersebut harus mampu membenahi rumah mereka bersama dan jangan jadi sampah di rumah sendiri.


"Nantinya setelah kawan-kawan lulus dari HMI, kalian harus tau betapa banyaknya kader yang menjadi sampah di rumah ini, oleh karena itu bagaimana cara kawan-kawan membenahi rumah ini, memperbaiki negara ini. Jangan sampai kalian ikut menjadi sampah tapi jadilah kader yang terbaik di HMI," ungkapnya saat memberikan sambutan dan membuka acara tersebut secara resmi.


Jurnalizen : Dian Zanuba
Editor : jurnalistiwa.co.id

Bagikan:

BERITA

JURNALIZEN

PONTIANAK

Komentar:

0 comments: