PMII, KAMMI, GMNI, KAMIPALA dan HITAM MANIS Gelar Galang Dana untuk Membantu Korban Banjir Ketapang

Bagikan:
Foto: Foto Bersama Setalah Galang Dana/Istimewa
Ketapang, Jurnalistiwa.co.id- Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMMI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Kami Pecinta Alam (KAMIPALA) Kalimantan Barat dan Hitam Manis Indonesia cabang Ketapang melaksanakan kegiatan penggalangan dana untuk membantu korban banjir di kecamatan Manismata dan Jelai Hulu di lampu merah Agoesdjam dan lampu merah Polres Ketapang pada Kamis, (16/07/2020).

Dedi Yansah, ketua umum PMII cabang Ketapang mengatakan dilaksanakannya galang dana ini untuk membantu korban yang terkena banjir di 4 kecamatan yaitu di daerah Tumbang Titi, Jelai Hulu, Hulu Sungai dan Manis Mata Kabupaten Ketapang. Adapun kegiatan ini di ikuti dari beberapa organisasi kepemudaan di Ketapang yaitu PMII, GMNI, KAMMI, HITAM MANIS, KAMIPALA KALBAR. Kegiatan ini dilakukan di 2 titik yaitu di simpang Agusjam dan simpang Polres.

"Kami melakukan kegiatan menggalang dana untuk saudara saudara kami yg terkena banjir di 4 kecamatan yaitu di daerah Tumbang Titi, Jelai Hulu, Hulu Sungai dan Manis Mata Kabupaten Ketapang. Adapun kegiatan ini di ikuti dari beberapa organisasi kepemudaan di Ketapang yaitu PMII, GMNI, KAMMI, HITAM MANIS, KAMIPALA KALBAR. Kegiatan ini kami lakukan di 2 titik yaitu di simpang Agusjam dan simpang Polres" Ujarnya.

Damianus Mido, Ketua DPC GMNI Ketapang mengatakan Penggalangan dana untuk korban banjir Kecamatan Jelai Hulu, Manis Mata, Tumbang Titi dan Nanga Tayap  yang mana seperti kita ketahui pada data banjir (13/7) yang terjadi dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat.

"mengatakan Penggalangan dana untuk korban banjir Kecamatan Jelai Hulu, Manis Mata, Tumbang Titi dan Nanga Tayap  yang mana seperti kita ketahui pada data banjir (13/7) yang terjadi dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat" Tungkasnya.

Data Banjir sebagai berikut Kecamatan Jelai hulu ada 13 Desa yang terdampak dengan  jumlah KK yang terdampak sebanyak 1.445 KK, Kecamatan Manis Mata ada 9 Desa yang terdampak dengan jumlah KK yang terdampak sebanyak 579 KK, Kecamatan Tumbang Titi ada 11 Desa  yang terdampak dengan jumlah KK yang terdampak sebanyak 1.026 KK, Kecamatan Nanga Tayap ada 2 Desa yang terdampak dengan jumlah KK yang terdampak sebanyak 172 KK.

Ia berharap agar Kedepanya  kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara bersama-sama dengan kolaborasi bersama yang lebih baik lagi. Karena disisi lain kita bisa membantu meringankan beban sesama yang membutuhkan disisi lain juga kita bisa terus menjalin dan mempererat rasa persaudaraan kita diantara Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang ada di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat.

"saya berharap agar Kedepanya  kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara bersama-sama dengan kolaborasi bersama yang lebih baik lagi. Karena disisi lain kita bisa membantu meringankan beban sesama yang membutuhkan disisi lain juga kita bisa terus menjalin dan mempererat rasa persaudaraan kita diantara OKP yang ada di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat" Ujarnya.

Nur Hidayat, selaku Ketua umum KAMMI mengatakan area simpang lampu merah rumah sakit Agoesdjam dan di simpang lampu merah Polres ketapang selalu menjadi titik stategis untuk melakukan penggalangan.

"Setiap kali kami melakukan kegiatan aksi galang dana, area ini selalu menjadi titik stategis untuk melakukan penggalangan yaitu di simpang lampu merah rumah sakit Agoesdjam dan di simpang lampu merah Polres ketapang" Ucapnya. 

Ia menambahkan kegiatan ini tidak lain untuk membatu saudara kita yang terdampak banjir dan sekaligus menjalin ukhuwah terhadap organisasi dan komunitas yg ikut turun dan harapan saya untuk kedepannya agar pemuda Kabupaten Ketapang selalu aktif dan bergerak melakukan aksi nyata tanpa mementingkan agama, ras, suku, dan bangsa.

"kegiatan ini tidak lain untuk membatu saudara kita yang terdampak banjir dan sekaligus menjalin ukhuwah terhadap kawan-kawan organisasi dan komunitas yg ikut turun dan harapan saya untuk kedepannya agar pemuda Kabupaten Ketapang selalu aktif dan bergerak melakukan aksi nyata tanpa mementingkan agama, ras, suku, dan bangsa" Tungkasnya.

Penulis: Jakaria Irawan
Editor: Sopian Lubis
Bagikan:

BERITA

KETAPANG

Komentar:

0 comments: