Aliansi Mahasiswa Peduli Banjir Ketapang Salurkan Bantuan Kepada Masyarakat

Bagikan:
Aliansi Mahasiswa Peduli Banjir Menuju Lokasi Banjir. (Foto: Jaka)

Ketapang, jurnalistiwa.co.id - Aliansi Mahasiswa Peduli Banjir menyalurkan bantuan terhadap korban banjir di Ketapang. Bantuan diserahkan langsung kepada Kepala Desa Riam Danau Kanan, Kecamatan Jelai Hulu, Ketapang. Pada Senin (20/07/20).

Aliansi Mahasiswa Peduli Banjir yang dipelopori oleh BEM FEB Universitas Muhammadiyah Pontianak, Ikatan Mahasiswa Kabupaten Ketapang (IMKK), Forum Mahasiswa Tayap, Asrama Putra Kayong Satu, Asrama Putri Junjung Buih, dan Mapala BMRB Politap tersebut berhasil mengumpulkan 750 kilo beras, 60 kotak mie instan, dan 20 kotak pakaian layak pakai.

Bantuan tersebut diperoleh dari sumbangan masyarakat dan aksi penggalangan dana yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Banjir.

Perwakilan Aliansi Mahasiswa Peduli Banjir, Ediasnyah mengatakan senang bisa membantu masyarakat di daerah yang terdampak banjir.

"Tentu dalam hal ini kami sebagai mahasiswa sangat senang bisa membantu warga yang terdampak banjir, dan ini tidak terlepas dari bantuan kawan-kawan mahasiswa yang tergabung," ungkapnya.

Selain itu mahasiswa FEB Universitas Muhammadiyah Pontianak ini juga berharap agar ada rasa kepedulian yang tinggi dari mahasiswa daerah akan bencana yang terjadi di daerah mereka.

"Harapan kami sebagai Aliansi Mahasiswa Peduli Banjir, agar kedepannya mahasiswa bisa peduli dengan bencana terutama di daerah sendiri, ini merupakan bentuk orientasi kita sebagai mahasiswa dan bagaimana kita bisa menciptakan manfaat untuk masyarakat," harapnya.

Kepala Desa Riam Danau Kanan,  Sudarminto mengungkapkan pihaknya  senang dan bangga akan kepedulian yang ditunjukkan oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Banjir tersebut.

"Terutama kami sangat senang dan berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa. Ini merupakan bantuan yang jumlahnya luar biasa banyak dan masyarakat juga senang dengan ini. Kami memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada mahasiswa," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, Pemerintah Desa setempat akan membagikan bantuan tersebut secara langsung kepada masyarakat yang terdampak banjir.

"Kami akan menyalurkan ke masyarakat, kami siapkan terlebih dahulu dalam bentuk paket jadi. Setiap rumah yang terdampak atau terendam banjir kami akan berikan satu paket sembako tersebut," jelasnya.

Adapun jumlah Kepala Keluarga yang terdampak banjir dari dua desa yaitu Desa Riam Danau Kanan berjumlah 130 KK, dan Desa Kusuma Jaya 90 KK.

Salah seorang masyarakat yang terdampak banjir dan menerima bantuan, Sinton mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang telah membantu mereka.

"Kami selaku masyarakat sangat senang sekali, karena adik-adik mahaiswa sangat peduli dengan kami dan memperhatikan keadaan kami," tuturnya. J/AK
Bagikan:

BERITA

KETAPANG

SOSIAL

Komentar:

0 comments: