Dampak Negatif Media Sosial

Bagikan:
Gambar terkait
Ilsutrasi/Net

Oleh : Susi Susilawati*

Di zaman modern ini banyak remaja yang menyalah gunakan teknologi  dan mengikuti trend mode terkini. Media sosial sangatlah berpotensi menimbulkan pengaruh negatif, saat ini media sosial sudah merambak dimana-dimana sehingga bisa menyebabkan  para remaja  mudah membuka situs yang tidak jelas bahkan menyimpang dari ajaran agama. Sehingga banyak remaja yang terpengaruh oleh budaya kebarat-baratan dengan menampakkan auratnya bagi kaum perempuan, dan bergaya seolah-olah  pakaian mini yang meraka gunakan dengan auratnya yang terbuka adalah jalan menuju kebahagiaan.

Remaja indonesia kurang mencitai budaya lokal sehingga kebudayaan indonesi mulai di lupakan. Norma agama pun mulai luntur karena kurang nya iman dalam nurani mereka sehingga pacaran  pun mulai berkembang di kalangan anak muda. Dampak masuknya teknologi  yang mudah di akses rawan sekali terjadi nya zina di kalangan generasi penerus bangsa karena mereka cenderung membuka  tontonan orang dewasa  yaitu filem percintaan bahkan porno pun memungkinkan di peraktekan di kalangan anak muda sehingga berpengruh besar jika media negatif itu terus berkembang.

Prostitusi pun sudah menjadi marak sehingga merusak sumber daya manusia, wanita dijadikan sebuah perdagangan yang sering ditampilkan di media sosial, dari umur yang seharusnya sekolah dan dijadikan peluang bisnis online. Rata -rata yang terjerat kasus perdagangan yaitu remaja, yang di karenakan faktor ekonomi yang menghasilkan nilai rupiah melebihi buruh.

Berita hoak juga sering timbul di media sosial menjadikan seseorang terprovokasi, diskriminasi dan menjastifikasi seseorang yang diakibatkan isu-isu yang tidak di ketahui kebenaranya, tawuran pelajar juga sudah tidak asing dimata kita. Memukul dan bertindak kekerasan atas ketidak terimaan pada masing-masing idividu ataupun kelompok.

Maka dari itu, kita sebagai penerus bangsa cintailah budaya lokal untuk negari bukan mencintai budaya asing dan mengikut gaya yang negatif dan jadikanlah media sosial untuk belajar dan kebutuhan yang positif. Carilah sebuah kebenaran yang berdasarkan hasil analisis dan observasi secara empiris sehingga mudah di mengerti dan mencegah perbuatan terecela. Peran orang tua juga sangatlah penting dalam mendidikan karakter anak.

*Mahasiswi IAIN Pontianak Jurusan PGMI


Bagikan:

ARTIKEL

OPINI

Komentar:

0 comments: