Seminar HATARU 2019, Sutarmidji: Hukum yang Berlaku Kurang Tegas

Bagikan:
Foto: Sutarmidji Membuka Seminar/Istimewa
Pontianak, Jurnalistiwa.co.id- Seminar nasional yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Tanjungpura (UNTAN) dalam rangka Hari Tata Ruang (HATARU) nasional 2019 mengusung tema Strategi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di aula Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, pada Sabtu (16/11/2019).

Gubernur Kalbar, Sutarmidji memohon maaf Seminar Nasional tidak mengecilkan dari Badan Penanggulangan Bencana dalam acara Seminar Nasional tersebut

"Mohon maaf, Seminar Nasional tidak mengecilkan dari Badan Penanggulangan Bencana, yang hanya pada setingkat Kasi", jelasnya.

Sutarmidji sangat menyayangkan kurang tegasnya hukum yang diberlakukan terhadap perusahaan pertambangan yang beroperasi di Kalimantan Barat

"Tak ada penegakan hukum yang tegas tak akan selesai, tak ada sosialisasi yang baik, tak bakalan selesai", tegasnya.

Ia mengungkapkan kekecewaan terhadap perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Barat yang tidak bertanggung jawab terhadap pengoperasian lahan yang digarap.

Ia menambahkan selama ini terdapat 262 pertambangan di Kalimantan Barat, dan yang melakukan reklamasi hanya 2, 260 nya itu tidak ada.

"terdapat 262 pertambangan di Kalimantan Barat, dan yang melakukan reklamasi hanya 2, 260 nya itu tidak ada" tambahnya.

Reporter: Astri
Editor: Sopian Lubis
Bagikan:

NASIONAL

PONTIANAK

Komentar:

0 comments: