Perjuangan Pahlawan

Bagikan:
Ilustrasi/Net
Oleh: Imam Syahbandi

Untuk pahlawanku
Pahlawan negeriku
Hanya jasamu yang bisa kulihat
Hanya jasamu yang bisa kukenang
Hanya dan hanya.
Kau berjuang mati- matian, mati-mematikan
Berbajukan darah hingga tak mampu berdiri,
Ratusan bom yang dilahirkan untukmu.
Kau lipat gandakan menjadi senyuman
Kau juga mampu bertahan
Tembakan yang memanah tubuh.
Dengan Perih- pedih dapat kau mamah.
Mencoba berdiri dibanting tak henti.
Kesakitan yang kau dapati.
Kesaktian menjaga negeri.
Saat muncung senapan melirik kepala
Saat itu juga bambu runcing haus untuk menghunus
Ilmu Militer yang tak kaudapati dikelas-kelas sana..malah menciptakanmu sebagai akademisi tanpa
kasta.
Sampai darah penghabisan
Sampai airmata Peniadaan
Sampai itu kau rumahkan segalanya tentang binasa-membinasa
Perjuanganmu takkan pernah berhenti
Pahlawan.. Cobaan bertubi kau terima
Jeruji besi tak membuatmu menyerah
Di dalamnya kau hasilkan karya juga sastra
Kata-katamu
Kami!!!! Tak akan terlena oleh penjajah
Kami mati demi kematian itu sendiri
Demi sumpah, kami berdiri di atas kaki sendiri.
Kini pahlawan...
Kau telah membawa nama.
Indonesia yang dibangun dengan darah dan sumpah.
Agar jaya sepanjang masa.
Kau kibarkan sang saka dengan penuh bangga.
Mimpi dan bisa kau beri
Mimpi dan tak akan dibeli
Bayar..... bayar-membayar duka.
Kenang, kau tetap dikenang
Darahmu membasahi tanah
Amis...amis..amiss

Tapi kau takmau menangis.
Tak kan pernah kami lupa
Wajah lesumu sakit tubuhmu
Terbukti merdekanya indonesia
Darah jiwamu yang kau habiskan untuk negara
Terukir dan abadi di dalam sejarah
Pahlawan kau berjuang tanpa kenal tanda jasa
Terimakasihku akan perjuanganmu
Mengalah atau Merdeka? MERDEKA..!!
Saut sepasang nisan itu
Bagikan:

PUISI

SASTRA

Komentar:

0 comments: