Senyum Desa, Pojok Diskusi, dan KAJI Jalin Kerjasama

Bagikan:
SERIUS: Peserta Diskusi Fokus Mendengarkan Materi (Foto: Ahmad Pratama)

PONTIANAK, jurnalistiwa.co.id - Komunitas Senyum Desa Kalimantan Barat berkolaborasi dengan Komunitas Jurnalistiwa Indonesia (KAJI), dan Pojok Diskusi mengadakan dialog Publik Bertanya Pemuda Menjawab di 3EATERY Jalan Danau Sentarum Pontianak, pada Jumat (17/5/2019).


Acara tersebut menghadirkan Founder Senyum Desa Abdul Rozak, Perwakilan dari Komunitas Jurnalistiwa Indonesia Abdul Khofid, Founder Pojok Diskusi Hamidun, dan aktivis perempuan Putriana.

Acara tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali budaya berdiskusi dikalangan pemuda dan mahasiswa, dan dirangkai dengan dengan Buka Puasa Bersama  sekaligus mempererat hubungan antara tiga komunitas dan pemuda-pemuda Kalimantan Barat.

Koordinator Wilayah Komunitas Senyum Desa Kalimantan Barat, Muhammad Nanang Qosim mengungkapkan dari adanya diskusi tersebut bisa menghasilkan kerja sama dan saling mendukung kegiatan diantara tiga komunitas tersebut.

“Saya berharap dengan adanya diskusi kita kali ini, kedepannya antara Senyum Desa, Pojok Diskusi dan Senyum Desa bisa saling mensupport dan mensukseskan agenda yang masing-masing komunitas laksanakan,” ungkapnya saat memberikan sambutan di awal diskusi.

Founder Pojok Diskusi, Hamidun mengungkapkan dalam sela-sela dikusi bahwa Pojok Diskusi, Senyum Desan dan Jurnalistiwa Indonesia dapat saling membantu satu dan lainnya.

“Pojok Diskusi yang mengkaji permasalahan yang ada, kemudian Senyum Desa menginplementasikan hal tersebut terhadap rakyat, dan Jurnalistiwa mempublikasikan di media,” ungkapnya.

TUNJUKAN: Founder Tiga Komunitas Tunjukan Surat Perjanjian (Foto: Ahmad Pratama)
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai Komunitas dan Organisasi Kepemudaan yang berada di Kalimantan Barat, dan dipandu oleh Jaka Darmarullah, anggota Komunitas Senyum Desa sebagai Moderator jalannya diskusi. Diakhir acara ketiga Founder Komunitas menanda tangani surat perjanjian kerja sama. (AK)
Bagikan:

PONTIANAK

Komentar:

0 comments:

close