Lihat Iklan

MAKRAB GMU, Romawi Martin: Bermimpilah

Bagikan:

Suasana Malam Kekraban Gerakan Mahasiswa Universal


Pontianak, Jurnalistiwa.co.id - “Malam ini bukanlah malam perpisahan, tetapi malam ini adalah malam keakraban, malam dimana kita menyatukan hati yang sempat terpisahkan, menyatukan tubuh yang sempat tercerai berai,” ungkap Ahmad Sofyan selaku ketua Gerakan Mahasiswa Universal Kalimantan Barat dalam pembukaan sambutannya pada Malam Keakraban keluarga besar Gerakan Mahasiswa Universal yang lebih di kenal dengan GMU.

Ia juga menyampaikan ribuan terima kasih kepada seluruh keluarga besar GMU atas segala partisipasinya dalam setiap program kerja GMU.

“Sebagai malam keakraban, kita dekatkan yang jauh dan merekatkan yang sudah dekat, saya juga menyampaikan ribuan terima kasih kepada adik-adik yang sudah mempercayai kami untuk menjadi jembatan dalam meraih impiannya masuk ke Perguruan Tinggi, dan juga kepada segenap senioritas GMU yang sudah ikut andil dalam mensukseskan setiap program kerja yang kami laksanakan,” jelasnya pada, Rabu (01/05/19).

Kegiatan yang bertempat di Balai Pertemuan Nahdlatul Ulama, Sungai Jawi, Pontianak ini di hadiri oleh seluruh Keluarga Besar GMU dari angkatan pertama sampai dengan angkatan enam dan juga dihadiri langsung oleh Pembina Gerakan Mahasiswa Universal Kalimantan Barat Romawi Martin, SE., ME.

Dalam sambutannya Romawi Martin menyampaikan bahwa hidup harus punya mimpi “GMU hadir untuk memberikan keyakinan bahwa kita bisa, maka bermimpilah untuk lebih memajukan GMU kedepannya, kalian yang akan melanjutkan nanti dan untuk melanjutkan kalian harus lulus terlebih dahulu,” jelasnya.

“Saya ingin menyampaikan beberapa pesan kepada kalian, yang pertama buat group GMU yang khusus angkatan 6 agar lebih mudah komunikasinya, yang kedua jangan masuk organisasi sebelum berkumpul dengan saya setelah kelulusan, yang ketiga niatkan dalam hati kuliah dengan biaya murah dan yang terakhir jaga kekompakan kalian,” pesannya kepada seluruh kader GMU angkatan 6.

(R/Yusuf)
Bagikan:

BERITA

KALBAR

PONTIANAK

Komentar:

0 comments:

close