Dibalik Tabir Ramadan

Bagikan:
Ilustrasi/Net.
Oleh: Safa Dina Rizkya*

Ku tatap langit malam ini
Ada seberkas cahaya bersembunyi
Jangkrik pun ikut serta beryanyis
Menemaniku di dalam kesunyian ini

Oh tuhan…
Aku merindukan…
Para malaikat rumahku…
Apa yang dilakukan mereka sekarang…

Rindu…
Itulah yang saat ini terucap di bibirku
Menangis, tak akan mungkin ada lagi tetesan jatuh dipipiku
Menyesal, iya itu pasti ada di lubuk hatiku

Aku…
Hanya dapat berdoa padamu
Untuk menjaga keluagaku
Dan berkahilah kali ini ramadanku…
Yang jauh dari mereka
Yakni sanak saudara
Hidupku hanpa
Tanpa mereka…

Inilah tabir ramadanku
Penuh kerinduan yang tak dapatku
Tahan dan bendung lagi
Aku hanyalah remaja yang tak luput dari
Kesalahan disetiap saat ini

*Penulis Sastramadahan 2019 Asal Kota Pontianak
Bagikan:

PUISI

SASTRA

Komentar:

0 comments:

close