Harumkan Nama Bangsa! 9 Pelajar Indonesia Raih 8 Mendali Diajang Kompetisi Metematika Di Vietnam

Bagikan:
Foto: Dok KBRI Hanoi/Detik.com
JURNALISTIWA.CO.ID- Sembilan pelajar perwakilan Indonesia berhasil meraih 8 medali dari kompetisi matematika internasional di Hanoi, Vietnam. 

Kompetisi bernama Hanoi Open Mathematics Competition (HOMC) 2019 itu merupakan kompetisi matematika internasional tahunan yang terbagi menjadi 2 level, yaitu senior untuk kelas 10 SMA dan junior untuk kelas 8 SMP. 

Pelajar Indonesia yang berprestasi ini juga menyabet penghargaan "Innovative Performance Award" di kompetisi Hanoi Open Mathematics Competition (HOMC).

Pelajar Indonesia yang mewakili Indonesia terdiri dari 3 murid SMA dan 6 murid SMP tersebut sukses memenangkan 1 emas, 5 perak dan 2 perunggu. Selain itu, pelajar Indonesia juga meraih juara ketiga untuk kategori tim SMP dan Champion untuk kategori SMA karena sukses mengumpulkan akumulasi nilai tertinggi. 

Kesembilan pelajar tersebut adalah Adelia Putri, Gabriela Erin dan Farrel D.S. dari tingkat SMA serta Luthfi Bima P, Haidar Prayata, Aditya Ilham, Axel Giovanni, Mochamad Nadhif dan Dicky Prasetya dari tingkat SMP. Seluruhnya tergabung dalam Kelompok Pendidikan MIPA Seikhlasnya binaan Bapak Ridwan Hasan Saputra. 

Duta Besar RI Hanoi, Ibnu Hadib yang datang pada acara penutupan kompetisi sekaligus penganugerahan medali memberikan ucapan selamat dan berterima kasih kepada para pelajar karena telah turut mengharumkan nama bangsa lewat ukiran prestasi. 

"Semoga keikutsertaan pelajar Indonesia dalam kompetisi internasional seperti ini tidak hanya dapat mengasah kemampuan tetapi juga bermanfaat bagi pengembangan jejaring pertemanan internasional," kata Ibnu dalam siaran pers seperti yang dilansir dari Detik.com, Senin (7/4/2019).

Ada 14 negara yang ikut serta antara lain Indonesia, Cina, Iran, Hungaria, Spanyol, Nepal, Taiwan, Polandia, Uni Emirat Arab, Thailand, Malaysia, Myanmar, Filipina, dan Vietnam dengan jumlah peserta sekitar 650 siswa.

Penulis : Sopian Lubis
Editor : Lukmanul Hakim


Bagikan:

INTERNASIONAL

PENDIDIKAN

Komentar:

0 comments: