Puisi Untuk Kita

Bagikan:
Ilustrasi/AK
Oleh: Evi Dwi Lestari*

Baling-baling kincir angin memanah mata
Membuat searah pandangan kita untuk jingga
Kursi taman menjadi sandaran rasa yang terpaku merana
Raga masih terdiam seolah berpikir menyelesaikan soal cerita

Tak sengaja serempak kita membaca
Tanda waktu lewat garis senja
Ada degup kisah persahabatan dipenuhi tanda tanya
Mengenai tatap yang begitu tetap untuk waktu lama

Hati berdialog disaksikan Bumi Khatulistiwa
Sebab ucap sudah kehilangan kata-kata
Kasih kini melangkah sebagai doa
Diiringi pamit sang surya pada menit keempat puluh lima

Persahabatan masih sebagai awal pembuka jumpa
Hingga terdekap erat kasih sayang dan cinta
Berjanji untuk mengakhiri bahagia tanpa jeda
Terima kasih senja, terima kasih warna jingga, terima kasih semesta….

*Mahasiswa Untan Pontianak
Bagikan:

PUISI

SASTRA

Komentar:

0 comments: