Cari Disini



Trauma Tsunami, Ivan Seventeen Mondok di Pesantren Gontor

Bagikan:
Ivan Seventeen/Net
JURNALISTIWA.CO.ID - Vokalis Grup Band Seventeen, Riefan Fajarsyah alias Ifan mengaku masih merasakan kesedihan yang mendalam usai ditinggalkan sang istri Dylan Sahara dan rekan grup bandnya yang tewas karena tersapu ombak tsunami di Banten, Jawa Barat pada bulan Desember 2018 lalu.

Demi menghilangkan rasa sedih dan traumanya, Ifan rela menghabiskan banyak waktunya di pesantren di Jawa Timur, yakni Pondok Pesantren Gontor Darussalam, seperti dilansir viva.co.id (13/1/2019)

Alasan Ifan, ia ingin lebih mendekatkan diri pada Tuhan untuk menenangkan hati dan pikirannya.

"Jadi kan kebetulan anak kiai utama Gontor itu kebetulan teman almarhumah (Dylan) sewaktu SMP, jadi lebih ke maksudnya ya ngobrol, dapat masukan segala macam. Jadi kayak minta sehabis salat, apa doa yang harus dibaca. Seenggaknya untuk ketenangan hatiku sekarang," ujarnya di kawasan Kalibata, Jakarta, (11/1/2019)

Ifan yang saat ini berada di Ibu Kota, rencananya akan kembali ke Gontor agar lebih banyak lagi mendapatkan ilmu agama untuk beberapa lama. Namun ia tak berniat menetap.
"Maksudnya aku ini inginnya belajar terus, mondok terus gitu, rencananya ingin ke sana lagi, mondok lagi ke Gontor lagi, mudah-mudahan bisa belajar lagi. Enggak (menetap di pondok pesantren), tetap di Jakarta, cuma di sana (pesantren) lebih ke belajar," kata dia.

Karena telah banyak mengisi waktu dengan hal-hal positif selama di pesantren, Ifan mengaku sangat trauma dengan keramaian dan suara-suara bising. Meski begitu, ia berharap bisa pulih kembali seperti semula.

"Ya banyaklah kegiatannya, dapat masukan, belajar. Jadi aku memang masih sangat trauma sama keramaian, suara yang berisik, aku masih sangat trauma, trauma banget. Jadi sebisa mungkin aku memang sangat menghindarilah pelan-pelan, seenggaknya itu bisa mengobati aku," lanjutnya. (Viva/L)
Bagikan:

NASIONAL

SELEBRITI

VIRAL

Komentar:

0 comments: