Pelepasan Peserta Pekan Bakti Mahasiswa, Marsih Muhammad: PBM Wajib Bagi Mahasiswa Baru

Bagikan:
Peserta PBM Saat Menghadiri Pelepasan. Foto: Yusuf
Pontianak, jurnalistiwa.co.id - Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Pontianak adakan pelepasan peserta Pekan Bakti Mahasiswa di gedung rektorat IAIN Pontianak lantai empat. Rabu, (30/01/19) pagi.

PBM tahun ini ditempatkan di dua desa yaitu Desa Sungai Asam dan Desa Permata Jaya, Sungai Raya Kubu Raya. hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Panitia PBM FUAD 2019, Abd Hamid .

“Kita telah survei ke dua lokasi, yaitu Sungai Asam dan Permata Jaya. Jadi kawan-kawan saya berharap bisa mengikuti kegiatan ini dengan semaksimal mungkin, masalah tempat itu sudah kami fikskan semalam dan ada 15 kelompok,” terangnya.

Ketua DEMA FUAD IAIN Pontianak, Nafi’i mengajak peserta PBM menjaga nama baik Institusi di masyarakat nantinya.

“Jagalah nama baik IAIN, kuatkan dan tajamkan potensi kawan-kawan akan jurusan masing-masing. Jangan kecewakan masyarakat akan gelar mahasiswa yang kita sandang, dan buatlah regenerasi selanjutnya buat adik-adik kita termotivasi  untuk melanjutkan pendidikanya ke dunia perkuliahan. Untuk adik-adik semua jaga kesehatan, keselamatan, demi kelancaran kegiatan kita dilokasi,” ungkapnya.

Ketua Dewan Ekekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Pontianak, Khairul Tamam dalam sambutannya mengajak seluruh peserta dan panitia PBM berperan aktif dalam mensukseskan acara Pekan Bakti Mahasiswa.

“Bawalah kampus IAIN ini di mata masyarakat lebih baik lagi, yang penting adalah panitia wajib menjaga kesehatan kawan-kawan mahasiswa baik itu jasmani dan rohani. Untuk kawan-kawan semua nanti terapkan 4 S di masyarakat. apa itu, sopan, santun kemudian sapa. Terakhir kawan-kawan harus siap melaksanakan Pekan Bakti Mahasiswa ini,” ungkapnya.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwan IAIN Pontianak, Marsih Muhammad menyebukan bahwa kegiatan PBM ini merupakan kegiatan wajib bagi seluruh mahasiswa baru.

“PBM ini adalah kewajiban, karena tiga pertimbaangan. Satu, PBM ini adalah kelanjutan dari PBAK. Kedua, PBM ini adalah wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat” ungkapnya.

Penulis: Yusuf An Nasir
Editor: Abdul Khofid
Bagikan:

PONTIANAK

Komentar:

0 comments:

close