Lihat Iklan

Mendidik Anak Berprilaku Sopan di Zaman Modern

Bagikan:
Ilustrasi/Net

Oleh: Nur Asmawati*

Di zaman dulu para orang tua mendidik anaknya dari kecil hingga dewasa untuk selalu berprilaku sopan santun kepada siapapun baik kepada orangtuanya, kepada tetangganya dan lain-lain.

Etika di zaman dahulu sangat diutamakan karena sifat yang baik itu akan menumbuhkan solidaritas yang baik  dengan individu maupun kelompok lain. Karena sifat ini menunjukan bahwa kita mempunyai akhlak yang baik sebagai mana Nabi muhammad diutus untuk menyempurnakan akhlak umatnya.

Salah satu contoh etika sopan santun di zaman dahulu kepada gurunya, pada zaman dahulu para murid sangat menghormati dan menghargai guru saat belajar karena guru tersebut mendidik anaknya dengan cara sifat yang tegas, di zaman dulu mendidik menggunakan rotan untuk memukul apabila anak didiknya nakal, alasan melakukan hal tersebut bukan karena gurunya kejam akan tetapi agar anak didiknya patuh dan selalu sopan kepada guru.

Di zaman dahulu anak-anak saat lewat di depan orang yang lebih tua darinya mereka selau berucap permisi sambil mejulurkan tangan dan membongkokan badan itu adalah sifat yang sopan santun kepada orangtua tersebut, bukan itu saja anak-anak zaman dahulu selalu mengucapkan salam kepada orang-orang disekitarnya.

Berbeda dengan zaman sekarang guru mengajar dengan baik akan tetapi anak didik di zaman sekarang tidak mematuhi dan tidak menghormati gurunya, bahkan di dalam diri seorang anak ini timbul rasa sifat kurang ajar kepada guru dan tidak lagi hormat kepada gurunya, bahkan guru di zaman sekarang memarahi anak muridnya saja akan disanksi dengan hukum, karena orang tua di zaman sekarang ini  tidak menghargai guru sebagai pengajar.

Mendidik adalah menanamkan nilai-nilai moral dan etika kepada anak baik sejak dari kecil hingga dewasa, peran orangtua akan menumbuhkan rasa kasih sayang sesama anggota keluarga, saling tolong menolong dan harus berinteraksi dengan baik  terutama di lingkungan keluarga harus menumbuhkan etika yang baik karna keluarga adalah peran utama untuk anak-anaknya.

Anak-anak akan mengikuti dan mencontohkan apa yang dilakukan oleh orang tuanya. bila mana keluarga menanamkan sifat yang buruk terhadap anaknya maka si anak tersebut akan berprilaku buruk hingga dewsa nanti, karena perlu untuk menanamkan etika yang baik dalam diri anak agar selalu bersikap sopan santun dengan siapapun dan perlunya sopan santun kepada orang yang lebih tua darinya.

Mendidik anak tidak sekedar materi akan tetapi dengan prilaku yang harus dicontohkan kepada anaknya agar sikap sopan santun tersebut ditanamkan dalan kehidupan sehari-hari.

Di zaman modern ini tidak dapat kita pungkiri bahwa berprilaku  sopan itu sudah luntur terutama pada kalangan remaja dan anak-anak yang baru beradaptasi dengan lingkungan.

Hilangnya sifat itu dikarenakan adanya budaya asing yang masuk dalam dirinya dikarenakan pergaulan bebas, sudah tentu budaya asing ini akan melunturkan moral dan etika sehingga anak di zaman sekarang ini mencontoh budaya asing bahkan tidak perduli lagi dengan sifat yang baik dan sifat yang tidak baik.

Budaya yang serba modern ini biasanya di kalangan anak remaja tidak lagi mementingkan beretika dengan baik, tetapi ada juga sebagian tetap menanamkan etika dalam dirinya. Di era modern ini semua serba baru bahkan sebagian di kalangan anak remaja menggunakan pakaian yang menyesuaikan trend di mana serba modern bahkan cara berprilakupun mengikuti gaya-gaya barat contohnya saat seorang wanita bertemu dengan seorang pria biasanya berjabatan tangan ataupun cium pipi kanan cium pipi kiri (cipika cipiki).

Remaja sekarang ini semua serba mengikuti trend ada juga yang tidak, kebanyakan masyarakat mengikuti zaman modern dibandingkan zaman tradisional. Etika dan moral sekarang ini sudah merosot sangat jauh, di kalangan remaja saat ini banyak tidak menghargai atau tidak sopan kepada orangtuanya.

Salah satu sikap yang harus orang tua lakuakan:

Berani bergaul
Orangtua bisa membantu si anak untuk menghilangkan sifat pemalunya, misalnya mengajak teman-teman sebayannya untuk mengajak bermain di rumah agar orangtua bisa memantau kelakuan anaknya sendiri.

Mengamalkan nilai-nilai agama
Pendidikan agama sangat penting sekali untuk diamalkan dan diajarkan sejak keci hingga dewasa nanti, agar anak-anak bisa mengaplikasikan nilai-nilai agama ke dalam lingkungannya. Tentunya juga sebagai orangtua harus memberikan cobtoh nyata sendiri.

Tujuan hidup
Penting untuk orang tua mengajarkan apa target yang harus dicapai dalam kehidupan kepada anak, mengarahkannya secara perlahan-perlahan dengan semakin bertambahnya umur, anak akan sendirinya akan membentuk karakter tersendiri.

Kini maraknya kelakuan sebagian anak remaja berani bertindak kriminal kepada orang tuanya akibat pergaulan bebas sikap sopan santun kepada orangtua itu sudah tidak lagi bahkan anak di zaman sekarang bersikap melunjak kepada orang yang lebih tua apalagi saat melewati di depan orang yang lebih tuannya tidak lagi menggunakan sikap permisi.

Di zaman sekarang ini hanya mementingkan kesenangan semata tanpa memikirkan akibat yang akan dirasakannya, melunturnya sifat sopan santun biasanya adanya penemuan-penemuan baru seperi media sosial. Adanya medsos ini anak-anak akan meniru apa yang dia lihat dan akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.  Maraknya pergaulan bebas ini akan menimbulkan rasa egois yang tinggi tidak lagi bersikap saling tolong menolong, tidak lagi menghormati orang yang lebih tua darinya.

Biasanya akibat ini bisa jadi dari kurangnya perhatian dari orangtua maka timbul rasa egois dan berprilaku yang menyimpang. Maka dari itu perlu akan bersikap sopan santun agar hidup bisa di hargai oleh orang lain memang dizaman modern ini harus penuh pengarahan ekstra dalam mendidik anak.

Tantangan besar bagi para orang tua karena kini begitu mudah sekali informasi yang dapat diterima dari berbagai sumber. Untuk itu sebagai orang tua yang mengikuti zaman dan trend terbaru sebaiknya kita mencari berbagai informasi dan membuka diri akan hal-hal baru.

Perlunya ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari agara hidup terarah dan tidak menyesatkan diri begitu juga peran orang tua harus betul-betuk mencontohkan sikap yang bagus dalam ajaran agama seperti mengajarkan bagaimana cara salat, mengaji dan lain-lain karna hal tersebut akan membuat diri anak terarah sesuai dengan ajaran agama, perlunya ajaran seperti itu akan membiasakan diri untuk senantiasa melakukan perbuatan yang baik dan biasanya akan dijauhkan dari sifat-sifat yang buruk.

Hilangnya sopan santun biasanya datang dari lingungan sekitar hal tersebut bisa mempengaruhi karakter hidup anak. Masyarakat kini sangat modern bahkan cara berbicara saja ada yang menggunakan bahasa modern maka dari itu anak juga akan mengikuti apa yang di lihat olehnya di masyarakat sekitar.

Maka dari itu perlunya orangtua harus selalu mengawasi dan selalu mengingatkan kepada anaknya untuk menanamkan nilai-nilai agama terutama sifat sopan santun terhadap siapapun baik yang muda ataupun yang tua. Orangtua yang senantiasa mengingatkan sopan santun kepada si anak akan selalu terbiasa untuk melakukan apapun harus dengan etika  yang baik.

*Mahasiswa IAIN Pontianak
Bagikan:

OPINI

Komentar:

0 comments:

close