Ma'ruf Alfauzi Harap Mahasiswa Rutinkan Agenda Istighasah Untuk Indonesia

Bagikan:
Suasana Istighasah Di STAIMA Sintang.
Foto/Kiki Avriyanto
Sintang, jurnalistiwa.co.id - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Syariah Sekolah
Tinggi Agama Islam Ma'arif (STAIMA) Sintang menggelar  Salat Ghaib, Istighasah dan Do'a Bersama dengan Tema "Hijrah Menuju Berkah" di Aula STAIMA Sintang. Sabtu (05/01/19) malam.

Acara tersebut dipimpin oleh Ust. Hakim, S.HI  dalam memimpin Istighosah, serta dihadiri oleh M. Muhajir, M.Pd.I  memberikan Tausiyah, Ketua IPNU dan IPPNU Sintang, Ketua PMII Sintang. Dan seluruh Mahasiswa STAIMA Sintang.

Sekretaris HMJ Syariah STAIMA Sintang Melti Yasum D. J. mengatakan tujuan diadakannya acaranya ini berdoa bersama untuk para korban-korban jiwa dalam beberapa bencana yang melanda Indonesia.

“Tujuan acaranya itu istilahnya ingin menolak bala dan memohon ampun perlindungan karena di Indonesia  sekarang  kan lagi banyak terkena bencana dan salat ghaib ditujukan untuk para korban bencana kemarin,” katanya.

Ia juga menambahkan tentang bagaiman kita memuhashabah diri dan kegiatan ini adalah kegiatan perdana yang diselenggarakan oleh HMJ Syariah STAIMA Sintang.

‘’Tema 'Hijrah Menuju Berkah' tentang bagaiman kita memuhashabah diri. Latar belakang acaranya itulah tadi untuk meminta perlindungan dan ini juga acara perdana dari HMJ syariah,’’ tuturnya.

H. Sofyan Hamzah, S.Pd., MM dosen STAI Ma’Arif Sintang serta Mewakili Ketua STAIMA Sintang mengatakan kegiatan ini harus menjadi kegiatan rutinan HMJ Syariah STAIMA Sintang.

"Kegiatan seperti ini harus menjadi program dari HJM Syariah, karena program seperti ini akan mendidik kita secara spiritual dan menjadikan kita lebih dekat dengan Allah," katanya.

Ia juga berharap agar kegiatan seperti ini bisa menjadi tradisi tidak hanya menunggu ketika bencana terjadi saja melainkan setiap saat untuk mengharap Indonesia tetap aman dan damai.

"Bila perlu acara seperti ini tidak hanya di laksanakan disaat Negara kita terkena musibah, melainkan diluar itu semua kita tetap menjaga tradisi seperti ini supaya negara kita tercinta selalu dalam keberkahan" ujarnya.

M. Muhajir, M.Pd.I dalam tausyiahnya menyampaikan hadist tentang Hijrah merupakan fase penting seseorang untuk memperbaiki diri.

“Hijrah merupakan fase penting seseorang untuk memperbaiki diri. Hijrah yang secara harfiah berarti 'meninggalkan' merupakan roh yang menjiwai gerakan seorang Muslim. Hijrah kemudian sering kali dimaknai sebagai perpindahan atau peralihan dari satu ke lain kondisi," katanya.
Muhajir juga menambahkan esensi hadits dari hijrah tersebut sebagai pesan penting Rasulullah kepada manusia untuk berkelakuan baik.

“Hijrah sendiri sering diambil dari hadits terkenal. Esensi hadits hijrah ini ditangkap oleh ulama fiqih sebagai pesan penting Rasulullah Sllallahu Alaihi Wasallam, perihal niat seseorang dalam berbuat baik. Hal ini tidak jauh dari pemahaman kalangan sufi yang menempatkan hijrah sebagai kebulatan tekad untuk Allah dan rasul-Nya.

Ia juga menjelaskan sebagaimana keterangan Syekh Ibnu Athaillah dalam Al-Hikam hijrah harus diniatkan terhadap perkara yang baik, karena apabila niatnya ditujukan kepada keburkan maka keburukan yang akan menghampirinya serta sebaliknya.

“Perhatiknlah sabda Rasulullah SAW, ‘Siapa saja yang berhijrah kepada Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya. Tetapi siapa yang berhijrah kepada dunia yang akan ditemuinya, atau kepada perempuan yang akan dikawininya, maka hijrahnya kepada sasaran hijrahnya.’ Pahamilah sabda Rasulullah SAW ini. Renungkan perihal ini bila kau termasuk orang yang memiliki daya paham,” jelasnya

Ma’aruf Alfauzi sebagai ketua HMJ Syariah STAIMA Sintang Berharap agar kegiatan seperti ini dapat menjadi egiatan rutun yang dilaksnakan oleh HMJ Syariah STAIMA yang baru saja dilantik dan menjadi HMJ Syariah perdana di STAIMA Sintang.

“Agenda ini adalah agenda pertama atau perdana kami sebagai pegurus setelah terbentuknya HMJ Syari'Ah pertama di STAIMA  pada tanggal 30 Desember 2018, jadi kami berharap untuk kedepannya kami bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan Islami dan peduli umat sebagai Mahasiswa STAIMA," harapnya.

Ia juga menambahkan tujuan utama dari adanya kegiatan ini adalah untuk membantu para korban bencana yang berada di Indonesia, karena tiak bisa menolong dengan materi dan hanya bisa menolong lewat doa saja.

"Untuk tema kegiatan 'Hijrah Menuju Berkah' ini adalah kegiatan dimana kita melangkah menuju awal khasanah yang  baru dimana kita sebagai umat muslim yang memiliki niat untuk menolong para korban-korban bencana namun tidak tercapai terkendala jarak yang jauh, dapat memohon dengan salat ghaib, istighasah dan doa sebagai perantara kita untuk menolong mereka , kami juga berharap para Mahasiswa dapat mensosialisasikannya kepada Majlis Ilmu di luar Kampus”. paparnya.

Rilis: Kiki Avrianto, Mahasiswa STAIMA Sintang
Editor: Abdul Khofid
Bagikan:

SINTANG

Komentar:

0 comments:

close