Kurang Satu Poin, Hentikan Langkah Ummi untuk Lulus SKD CPNS 2018

Bagikan:

Pontianak, jurnalistiwa.co.id– Nur Ummi Mufidah, gadis cantik asal Kota Pontianak peserta ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 gugur di soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) karena kurang satu poin. Meski demikian, ia tetap tersenyum dengan usahanya yang dirasa sudah maksimal.
“Ujian tadi lancar sih, tapi hasilnya saya gugur di soal TKP, saya mendapatkan 142 poin untuk soal TKP, kurang satu poin dari passing grade soal TKP, yakni 143 poin. Selanjutnya saya meraih 115 poin untuk soal TWK dengan passing grade 75 dan 90 poin untuk soal TIU dengan passing grade 80,” ujar gadis yang akrab disapa Ummi ini usai mengikuti ujian SKD CPNS Kemenag 2018, yang berlangsung di kantor BPSDM Kalbar, Jalan Moh Sohor, Kota Pontianak, Senin (5/11/2018).
Pada CPNS 2018 ini, Ummi memilih Formasi Guru Sejarah Kebudayaan Islam di wilayah Kemenag Kalbar. Ummi merupakan lulusan Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Pontianak, angkatan masuk tahun 2013 dan lulus pada tahun 2017.
“Kesulitannya tadi di bagian soal TIU di hitungan, yang dipelajari tidak ada yang keluar, jadi coba-coba saja tadi. Bagian TKP juga harus paham dengan situasi yang ada. Tadi lumayan kejar-kejaran dgn waktu, karena emang bacanya pelan-pelan, tidak tergesa-gesa. Untuk persiapan ujian kurang lebih sebulan dengan membaca dan mengerjakan beberapa contoh soal CPNS,” ujar Ummi.
Ummi menambahkan, merasa senang karena tidak menyangka bisa menyelesaikan 100 soal dengan waktu 90 menit. “Tidak menyangka melihat hasil yang di luar target. Jujur saya sebelum tes emang sudah ada target yakni 80 poin untuk TWK , 80 poin TIU, dan 150 poin TKP, tapi ya itulah, belum beruntung di TKP,” tutur ummi dengan senyum khasnya.
“Harapan saya mungkin bisa jadi pertimbangan dan evaluasi buat kedepannya, mungkin sisa 1 poin atau ada kawan-kawan yang senasib dengan saya bisa diloloskan, ya namanya juga harapan kan, tapi kalau tidak bisa ya tidak apa-apa, itu sudah hasil terbaik dan belum rezeki,” tutup Ummi. (Sukardi)
Bagikan:

PONTIANAK

Komentar:

0 comments: