Lihat Iklan

Literasi Digital Atasi Radikalisme di Kampus

Bagikan:


Pontianak, JOn- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Dr. H. Syarif MA, secara resmi menutup acara Simposium Nasional Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam (PABKI) di Pontianak, pada Sabtu (30/6/2018). 

Selaku tuan rumah kegiatan, Rektor memberikan apresiasi dan terima kasih kepada PABKI atas kepercayaannya kepada IAIN Pontianak dan berharap setiap PTKIN memiliki lembaga konseling yang kredibel dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Pada sambutannya, Rektor menyampaikan kecenderungan pemahaman dan tindakan ekstrem yang sekarang dirasakan juga merambah ke perguruan tinggi, sehingga harus direspon serius.

"Kita perlu mengatasi atau menanggulangi paham-paham radikalisme yang tersebar di lingkungan kampus," kata Rektor.

Untuk itu civitas akademika diminta untuk memberikan sumbangsih pemikiran dan langkah-langkah yang kongkrit untuk menanggulangi hal itu.

Menyetir apa yang disampaikan Menteri Agama dalam suatu kegiatan halal bihalal di kalangan Rektor PTKIN belum lama ini, Rektor mengatakan saat ini sudah ada indikasi perguruan tinggi islam yang terindikasi adanya penyebaran paham radikalisme di dalam lingkungan kampus. Ia mengatakan penanggulangan ini harus dilakukan di semua perguruan tinggi tidak hanya perguruan tinggi Islam saja.

"Ada dua hal harus diantisipasi secara serius yaitu mulai maraknya pemahaman keagamaan yang cenderung ekstrim. Kedua, dari pemahaman itu muncul tindakan pengamalan keagaman yang juga ekstrem, pengamalan yang tidak lagi moderat," imbuhnya.

Dr. Syarif, MA memberikan solusi cara menanggulangi radikalisme di lingkungan kampus di antaranya ialah dengan memaksimalkan konten-konten positif melalui literasi digital. 

"Literasi digital diperlukan untuk meningkatkan keadaban dalam bermedsos. Selain mahasiswa, para dosenpun harus diberikan pemahaman secara menyeluruh terkait Islam agar tidak menyebarkan ajaran Islam yang salah," pesan Rektor. 

Kegiatan Simposium Nasional PABKI dilaksanakan jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Pontianak, dihadiri oleh 40 peserta dari 15 perguruan tinggi Islam. Pada kegiatan yang dilaksanakan 29 Juni sampai 1 Juli 2018 di Pontianak tersebut juga dibentuk pengurus PABKI Perwakilan Kalbar yang diketuai oleh Dr. Cucu, M.Ag dosen FUAD IAIN Pontianak. (*)
Bagikan:

PONTIANAK

Komentar:

0 comments:

close