Lihat Iklan

Rektor IAIN Pontianak Resmi Dilantik

Rektor IAIN Pontianak, Dr. Syarif M.A resmi dilantik oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
Bagikan:
Dr. Syarif, MA, Rektor IAIN Pontianak (kanan) dan Prof. Dr. Masdar Hilmy, S. Ah, M.A., Ph.D., Rektor Sunan Ampel Surabaya (tengah) saat sumpah jabatan dengan Al-Qur'an (foto: kemenag.go.id)

Pontianak, JOn - Rektor IAIN Pontianak, Dr. Syarif M.A resmi dilantik oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Operation Room Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta, Rabu (06/06/2018)
Selain Rektor IAIN Pontianak, Menteri Agama juga melantik Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. Masdar Hilmy, S. Ah, M.A., Ph.D.
Kedua pimpinan PTKIN yang dilantik tersebut sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: B.II/3/18301 dan 18302, yaitu: Prof. Dr. Masdar Hilmy, S. Ag, M.A., Ph.D sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya dan Dr. Syarif, S. Ag., M.A. sebagai Rektor IAIN Pontianak.
Lukman Hakim Saifuddin dalam arahannya seperti dilansir kemenag.go.id meminta agar selaku pimpinan PTKIN untuk selalu mengingat bahwa esensi perguruan tinggi adalah menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Hal-hal yang terkait dengan pendidikan, penelitian dan pengembangan juga pengabdian masyarakat adalah menjadi acuan utama dari semua kiprah yang dilakukan oleh perguruan tinggi yang saudara pimpin,” ujar Menteri Agama.
Lanjutnya, ia berharap Rektor yang dilantik dapat meneguhkan kembangkan perguruan tinggi masing-masing.
“Karenanya saya ingin sekali lagi meneguhkan kesadaran saudara berdua agar pendidikan yang dikembangkan di perguruan tinggi yang saudara pimpin bagaimana agar seluruh kajian, studi dan penelitian dan pengembangan masyarakat haruslah betul-betul dalam upaya mengembangkan dua hal, pertama adalah moderasi Islam dan kedua meneguhkan kesadaran tidak hanya civitas akademika tapi seluruh bangsa Indonesia agar memiliki kesadaran bahwa mengamalkan ajaran agama itu hakekatnya adalah berindonesia dan mengamalkan kewajiban-kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia itu hakekatnya adalah mengamalkan ajaran beragama,” jelasnya.
Tampil sebagai saksi penandatanganan berita acara pelantikan, Sekjen Kemenag Nur Syam dan Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin. Hadir sejumlah pejabat eselon I dan staf ahli Menag serta sejumlah pejabat eselon II.
Presiden Mahasiswa IAIN Pontianak, Burhanuddin mengucapkan selamat kepada rektor IAIN Pontianak yang telah resmi dilantik. Burhan berharap rektor baru IAIN Pontianak dapat mempersatukan segala perbedaan di kampus.
“Kita ucapkan selamat kepada Pak Rektor. Mewakili mahasiswa, saya berharap rektor yang baru tidak hanya mampu memimpin semata, tetapi mampu menjadi pemersatu segala perbedaan yang ada di dalam kampus IAIN Pontianak, sehingga saya berharap kampus ini dapat maju bersama sesuai yang diharapkan,” ungkapnya.
Selain itu, Burhan berharap kedepannya ada keterbukaan informasi antara pihak akademik terkait apapun tentang kampus IAIN Pontianak.
Bagikan:

KALBAR

NASIONAL

PENDIDIKAN

PONTIANAK

Komentar:

0 comments:

close