PERASAAN YANG TAK PERNAH SIRNA PADA SEORANG IBU - Puisi Syehabudin

Kala mentari terbenam di ufuk senja Hembusan angin seraya memanggil jiwa Mengajakku tuk bermain kata
Bagikan:
Ilustrasi/Net
Oleh: Syehabudin

Kala mentari terbenam di ufuk senja
Hembusan angin seraya memanggil jiwa
Mengajakku tuk bermain kata
Dan kini ku sudah siap tuk bercerita
Bercerita  dengan setetes tinta
Ku mulai merangkai kata-kata
Ku tulis cinta bertalut rasa
Ku ukir kasih senandung mesra
Rasa yang takan pernah sirna
Padamu wahai ibunda
Ku ceritakan semuanya dalam rangkaian syairku
Ucapan terima kasih, sayang dan maafku
Terima kasih atas semua jasa dan pengorbananmu
Atas kasih sayang yang ikhlas, nan besar padaku
Ku bersimpuh dalam sujudku
Seraya memohon, semoga aku bisa membahagiakan dirimu

Biografi Penulis
Syehabudin merupakan Mahsiswa Prodi 2 MPI A FTIK di IAIN Purwokerto. Lahir di Serang, 18 April 1999. Tinggal di Kamarang, RT 01/04, Desa Cidahu, Kec. Kopo , Kab. Serang, Prov. Banten. Motto Hidup yaitu Niat, ikhtiar, Tawakal dan Sabar. Pernah sekolah di SD Negeri Cidahu 2, SMP PGRI- Kopo dan SMA BINA PUTERA- Kopo. Untuk silaturahmi dapat melalui 083812755389 atau email syehabudin18april99@gmail.com
Bagikan:

PUISI

SASTRA

Komentar:

0 comments: