Sutarmidji Resmikan Puskesmas Parit Mayor

Bagikan:

Pontianak - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji meresmikan gedung Puskesmas di Jalan Tanjung Raya II, Gang Nusa Indah, Kelurahan Parit Mayor (Parma).

"Sebelumnya, Puskesmas Parit Mayor ini terletak di pinggir Sungai Kapuas, tepatnya di Parit Mayor berbatasan antara Kota Pontianak dengan Kabupaten Kubu Raya, dan kondisinya pun sudah tidak layak lagi," kata Sutarmidji seusai meresmikan Puskesmas Parit Mayor, Sabtu.

Makanya, menurut dia, pihaknya membangun gedung yang baru itu supaya lebih nyaman. Walaupun puskesmas ini hanya rawat jalan, tetapi ke depan untuk persalinan juga akan disediakan.

Diakui Sutarmidji, puskesmas ini memang tidak melayani rawat inap lantaran pertimbangannya rumah sakit yang ada tidak jauh dari lokasi, seperti Rumah Sakit Yarsi dan RSUD Sudarso Pontianak. Puskesmas yang dibangun dengan dana APBD senilai Rp2,98 miliar ini hanya diperuntukkan bagi rawat jalan saja supaya bisa lebih maksimal dalam pelayanannya. 

Ia berharap kehadiran puskesmas yang baru dibangun ini bisa melayani masyarakat secara maksimal terutama untuk tindakan preventif maupun promosi kesehatan. Puskesmas ini lebih ditekankan pada promosi kesehatan sebagai upaya pencegahan. 

"Saya tidak berharap puskesmas itu semakin banyak dikunjungi orang. Semestinya jumlah pengunjung puskesmas semakin hari semakin berkurang, yang berarti kesehatan masyarakat semakin baik," katanya.

Pembangunan sarana dan prasarana di bidang kesehatan memang menjadi prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Pihaknya setiap tahun tetap berupaya memperbaiki sarana prasarana kesehatan. 

Bahkan, pembangunan puskesmas di lahan eks Kantor Camat Pontianak Kota, Jalan Pangeran Natakusuma ditargetkan tuntas tahun ini juga, katanya.

Ia menambahkan, pembangunan sektor kesehatan di Kota Pontianak sudah semakin baik, hal itu terlihat dari Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM), Pontianak berada di rangking 22. Sementara, daerah-daerah yang ada di wilayah Kalbar rata-rata berada di bawah peringkat 300. 

"Kita satu-satunya di rangking 22, artinya Indeks pembangunan kesehatan masyarakat kita semakin tahun semakin baik. Mudah-mudahan progresnya tidak menurun di tahun ini sebab tahun ini ada survei lagi untuk menentukan IPKM. Saya berharap ada progres kita, mungkin antara 15 hingga 20," katanya.

Target-target capaian bidang kesehatan dinilainya rata-rata melebihi dari target yang ditentukan. Dirinya mengapresiasi kinerja jajaran Dinas Kesehatan Kota Pontianak yang disebutnya semakin baik dalam melayani masyarakat. 

Kalau pun ada keluhan-keluhan dalam pelayanan, menurutnya itu hal yang lumrah sebab yang dilayani adalah orang yang sedang menderita sakit sehingga tidak selamanya bisa memuaskan mereka. Namun ia menyebut, masyarakat juga perlu mendapat edukasi bahwa apabila sudah dirawat di rumah sakit, maka serahkan sepenuhnya kepada dokter dan perawat, dan jangan keluarga pasien merasa lebih pintar dari dokter.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menjelaskan, bangunan Puskesmas Parit Mayor ini terdiri dari dua lantai dengan luas bangunan 642 meter persegi di atas lahan seluas 1.114 meter persegi.

Lantai dasar dikhususkan untuk pelayanan publik yang terdiri dari ruang Unit Gawat Darurat (UGD), Ruang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan Keluarga Berencana (KB), yang juga ke depannya akan dipergunakan untuk persalinan normal, ruang gizi serta ruang imunisasi, ruang laktasi, ruang farmasi, ruang pemeriksaan, ruang gigi, ruang rekam medik, ruang promosi serta ruang laboratorium. 

"Sedangkan di lantai dua khusus administrasi serta aula pertemuan," katanya. (kalbar.antaranews.com)

Bagikan:

BERITA

BORNEO

KALBAR

KESEHATAN

PONTIANAK

VIRAL

Komentar:

0 comments: